Thursday, March 3, 2016

Anda Pebisnis, Bukan Selebritis

Sebagian pebisnis mulai kehilangan fokus. Setelah berbisnis selama 1 atau 2 tahun. Usahanya kian pesat saja perkembangannya. Ia mulai menjadi perhatian banyak orang. Semua terkagum-kagum akan kecepatan perkembangan bisnisnya. Akhirnya, perlahan-lahan ia mulai diundang sana-sini untuk menjadi pembicara, untuk sharing "rahasia kesuksesannya". Ia menjadi begitu sibuk dari satu seminar ke seminar lain. Dari satu wawancara media ke wawancara lainnya. Ia sudah menjadi "selebritis". Namanya dibicarakan banyak orang, follower twitternya terus saja bertambah. Akun facebooknya sudah tak bisa menampung jumlah teman yang maksimal 5000 itu. Sampai dia harus buat fans page khusus.

Kesibukannya mulai berubah, dari mengurus bisnisnya menjadi menyiapkan presentasi. Dulu bisa jadi tak terbersit keinginan untuk menjadi pembicara profesional. Tetapi berhubung "tuntutan" kini profesi itu dijalaninya. Dia pun memiliki "pembenaran". Katanya, seorang pebisnis harus dikenal orang lain. Tidak peduli berapa banyak kita kenal orang, yang lebih penting berapa banyak orang mengenal kita.

Beragam tips bisnis ia berikan kepada banyak orang. Dan tanpa dia sadari, bisnisnya perlahan-lahan mulai menunjukkan penurunan. Lalu dia mulai berdalih, bisa jadi promosinya perlu ditingkatkan. Akhirnya, ia justru memperbanyak frekuensi "tampil" di depan publik, tanpa sadar bahwa "penyakitnya" bukan itu. Ia memberi motivasi banyak orang, padahal karyawannya sedang mengalami demotivasi. Ia terus saja menginspirasi banyak orang, padahal di internal perusahaannya sedang butuh inspirasi.

Bangunlah Corporate Brand, Bukan Cuma Personal Brand

Kesuksesan kadang memang membuat orang lupa. Bahwa segala sesuatu yang besar selalu membutuhkan proses dan waktu untuk mencapainya. Si pebisnis itu mungkin belum sadar, di tengah "keterkenalan"-nya, dia lupa membangun pondasi bisnis yang kuat. Dia juga mungkin belum sadar, bahwa bisa jadi pebisnis itu berbeda dengan pembicara atau selebritis. Kecuali bagi mereka yang memang menjadi pembicara adalah bisnisnya.



Pebisnis seharusnya sadar, bahwa tampil di depan publik dan membangun personal brand itu bisa jadi penting. Namun tak kalah pentingnya membangun corporate brand. Ia juga seharusnya membangun pondasi perusahaan yang kuat, seperti sistem, budaya perusahaan dan sumber daya manusia yang kuat. Semua pondasi bisnis ini tidak bisa dihasilkan dalam waktu yang singkat.

Seringkali, semua pondasi bisnis itu terbentuk dalam waktu yang lebih lama dari yang kita inginkan. Namun memang pondasi itu ada untuk memperkuat bisnis kita sehingga tak mudah goyah atau bahkan jatuh. Pebisnis seharusnya bukanlah seorang single player, ia haruslah tim player. Ia harus bisa membangun tim yang kuat, bukan cuma citra yang kuat di luar.

Periode Kematangan Sebuah Bisnis

Bisa jadi seorang pebisnis "keluar" seperlunya di hadapan publik. Tetapi memastikan semuanya berjalan dengan baik menjadi tugas primernya. Sebab mengurus bisnis seringkali seperti mengurus keluarga. Kita harus tekun dan "telaten" menjaganya. Kadang ia butuh perhatian dari sisi ini, kadang dari sisi satunya. Oleh karena itu, apalagi dalam masa pembentukan, konsentrasinya harus mayoritas tertuju pada pembangun pondasi utama bisnis ini.

Periode kematangan sebuah bisnis memang berbeda-beda. Namun sebagian orang membuat semacam ukuran tidak baku, bahwa bisnis yang bisa bertahan lebih dari 10 tahun adalah bisnis yang sudah teruji kekokohannya. Walau sekali lagi ini tidak sepenuhnya matematis, tetapi bisa anda jadikan parameter sederhana tentang kekokohan perusahaan anda. Agar kita tidak terlena, ketika baru satu atau dua tahun membangun bisnis dan "merasa" sudah sukses dan bisa mengajari banyak orang. "hati-hati", sebab bisa jadi anda belum ketemu "badai besarnya".

Jadi daripada sibuk wira-wiri narsis, mendingan mengurus bisnis. Selamat berbisnis !

No comments:

Post a Comment

Jasa Cetak / Percetakan Profesional Melayani Seluruh Indonesia

Kami adalah jasa cetak / percetakan profesional. Kami sudah berpengalaman dalam jasa pencetakan sejak tahun 2005. Dengan sistem layan online, kami bisa melayani pencetakan berbagai produk dari seluruh kota di Indonesia baik di Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya bahkan kota-kota di luar pulau Jawa.

Beberapa produk cetak / percetakan yang bisa kami kerjakan di antaranya, brosur, company profile, buku, banner, katalog produk, kartu nama, kop surat, amplop hingga poster.